Minifarm: Inovasi Kebun Sederhana Sebagai Solusi Aplikatif Bagi Konservasi Tanah dan Air di Pekarangan Rumah Berbasis Agroforestry

Ayu Fitri Wulandari - Kamis, 6 Mei 2021 | 03:29 WIB

Mahasiswi
Minifarm: Inovasi Kebun Sederhana Sebagai Solusi Aplikatif Bagi Konservasi Tanah dan Air di Pekarangan Rumah Berbasis Agroforestry

Alam terdiri dari banyak sumberdaya baik terbarukan maupun terbatas. Lambat laun, sumber daya tidak terbarukan menjadi menipis atau bahkan hilang karena beberapa sebab seperti penggunaan yang konsumtif, kurangnya perawatan serta penjagaan atau karena rusaknya ekosistem sekitar akibat olah manusia bahkan alam. Sama halnya, sumber daya alam yang masih bisa diperbaharui juga dapat rusak karena ulah manusia atau alam. Salah satu sumberdaya yang terbarukan yaitu tanah dan air. Keberadaan tanah dan air menjadi salah satu hal yang urgent bagi kehidupan manusia. Tanah dan air juga erat hubungannya bukan hanya dengan manusia  namun juga hewan serta lingkungan.

Tanah merupakan bagian dari kerak bumi dimana tumbuhan dan makhluk hidup lain dapat hidup di dalamnya. Menurut Jenny (1941) tanah terbentuk dari 5 faktor pembentuk tanah yaitu bahan induk, organisme, iklim, topografi serta waktu. Lima faktor tersebut secara berkesinambungan akan membentuk karakteristik tanah yang berbeda antar satu wilayah dengan wilayah lainnya. Air merupakan senyawa kimia yang sangat penting baik bagi manusia, tanaman serta hewan. Seiring berjalannya waktu, keberadaan tanah dan air tidak dalam kondisi yang baik. Tanah dan air mengalami degradasi sehingga membutuhkan perbaikan dengan cara konservasi.

Konservasi merupakan kegiatan untuk memperbaiki kualitas baik tanah maupun air. Konservasi pada tanah dan air terdiri dari beberapa jenis seperti vegetatif, mekanik dan juga kimia. Salah satu jenis konservasi secara vegetatif adalah dengan pembuatan kebun sederhana. Minifarm merupakan inovasi kebun sederhana dengan konsep agroforestry. Menurut Rachman & Hani (2014) tujuan pengelolaan lahan secara agroforestry adalah memaksimalkan produktivitas lahan, menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan di daerah pedesaan. Kebun sederhana atau minifarm dapat dikombinasikan dengan berbagai jenis tanaman baik tanaman pangan, obat maupun bunga. Minifarm dapat menjadi inovasi yang aplikatif dengan keuntungan baik bagi lingkungan dan lainnya.

Minifarm: Inovasi Kebun Sederhana Sebagai Solusi Aplikatif Bagi Konservasi Tanah dan Air di Pekarangan Rumah Berbasis Agroforestry Minifarm: Inovasi Kebun Sederhana Sebagai Solusi Aplikatif Bagi Konservasi Tanah dan Air di Pekarangan Rumah Berbasis Agroforestry

Minifarm: Inovasi Kebun Sederhana Sebagai Solusi Aplikatif Bagi Konservasi Tanah dan Air di Pekarangan Rumah Berbasis Agroforestry