Urgensi "Pemuda Bertani" Guna Revolusi Industri Tani Indonesia

Gigih Pranandi - Rabu, 21 Juli 2021 | 06:15 WIB

Urgensi

“Beri aku 1000 orang tua pasti akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 Pemuda maka akan kuguncangkan dunia”

Kata-kata di atas merupakan sebuah kutipan dari founding father sekaligus presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno. Makna dari kata-kata tersebut dengan jelas mengintepretasikan bahwa pemuda merupakan sebuah kelompok yang sangat penting dan memiliki kekuatan serta semangat yang luar biasa. Kutipan ini bukan isapan jempol belaka, sejarah dari republik ini telah mecatat bahwa pemuda selalu memiliki andil yang vital terhadap setiap perubahan yang terjadi mulai dari zaman kolonial hingga reformasi. Seiring kemajuan yang ada, problematika yang dihadapi bangsa Indonesia juga berbeda dengan zaman dahulu. Peran pemuda sebagai seorang gerilyawan guna merebut kemerdekaan tidak lagi diperlukan, peran para golongan pemuda saat ini adalah untuk mengisi dan mempertahankan kemerdekaan yang telah dirasakan.

Di sisi lain, Indonesia yang merupakan negara agraris dengan mayoritas masyarakatnya berprofesi sebagai petani saat ini sedang tidak dalam kondisi yang baik-baik saja. Keadaan buruk tersebut terjadi karena moyoritas petani di Indonesia sudah dalam usia uzur. Dalam situasi yang demikian sebuah regenerasi petani wajib hukumnya guna adanya sebuah pergantian estafet petani. Namun, sepertinya para pemuda (millennial) ini belum memiliki sebuah keinginan yang kuat untuk menjadi seorang petani karena menganggap petani adalah profesi yang banal dan tidak menjanjikan. Para millenial seperti lupa bahwa pangan adalah hal utama dalam kehidupan dan pertanian merupakan proses utama dalam penyediaan pangan. Dengan demikian maka dapat dikatakan bahwa selama masih ada kehidupan maka sektor pertanian dalam upaya untuk memproduksi bahan pangan akan tetap dibutuhkan dan memiliki nilai yang terus bertambah. Lalu bagaimana mengubah paradigma pemuda untuk menjadi seorang petani dan apa yang akan terjadi jika pemuda zaman ini menjadi seorang petani? Pertanyaan tersebut yang akan coba penulis uraikan pada artikel ini.

Urgensi Pemuda Bertani Guna Revolusi Industri Tani Indonesia Urgensi "Pemuda Bertani" Guna Revolusi Industri Tani Indonesia

Urgensi Pemuda Bertani Guna Revolusi Industri Tani Indonesia