Kabupaten Gresik Darurat Agraria! Wujudkan Petani Muda Melalui Komunitas Lindung Alam Pantai Utara Gresik

Dzakiyah Adalatul Hikmah - Senin, 19 Juli 2021 | 04:52 WIB

Kabupaten Gresik Darurat Agraria! Wujudkan Petani Muda Melalui Komunitas Lindung Alam Pantai Utara Gresik

Proses industrialisasi dianggap sebagai solusi terbaik untuk pengurangan jumlah pengangguran di Kabupaten Gresik.  Proses pembangunan industri besar sedang masif dilakukan setiap tahunnya. Berdasarkan BPS (2015) Jumlah industri besar sedang di Kabupaten Gresik pada tahun 2013 lalu mencapai hingga 402 industri besar sedang dan masih akan terus bertumbuh. Kini Kabupaten Gresik menjadi rujukan bagi para pekerja dari berbagai Kabupaten dan Kota di Provinsi Jawa Timur. Hal ini memang berdampak baik karena terbukti dapat mensejahterakan masyarakat dari segi perekonomian tercatat Upah Minimum Regional Kabupaten Gresik pada tahun 2021 sejumlah Rp 4.297.030,51. Sangat menggiurkan bukan? Generasi muda mana yang tak tergiur dengan upah yang cukup tinggi tersebut.

Namun selain keuntungan yang dirasa menggiurkan bagi sebagian orang tersebut, konsekuensi yang perlu diterima masyarakat adalah lahan yang dahulunya dirawat dan ditanami untuk kebutuhan pokok ataupun kesehatan kini mulai tergerus. Hal ini terjadi karena pemerintah terus mengoptimalkan pembangunan pabrik maupun penambangan bukit kapur. Penampakan truk besar disepanjang jalan raya sudah dianggap biasa oleh masyarakat Gresik. Terlebih lagi pembangunan pabrik yang terjadi setiap tahunnya mulai merubah profesi petani menjadi buruh pabrik. Padahal menurut Soemarwoto (2004), pembangunan seharusnya ditujukan untuk memperbesar manfaat lingkungan dengan tetap memperhatikan keseimbangan lingkungan pada setiap perubahn tata guna lahan.

Akibat proses alih fungsi lahan yang menjamur di berbagai wilayah di Kabupaten Gresik ini berdampak pada penurunan luas lahan terbuka secara signifikan dan kualitas udara yang semakin memburuk. Dampak tersebut kemudian menimbulkan penurunan kualitas sumber daya alam dan bencana alam seperti banjir, kekeringan, berkurangnya air bersih, pencemaran air laut hingga  abrasi yang menimbulkan ketinggian permukaan laut semakin hari kian melebihi daratan. Dikutip dalam penelitian Achmad Ghozali dan Putu Gede Aristia (2013), kualifikasi tingkat defisit ekologis (luas lahan  yang memberikan dukungan kehidupan dan menyerap limbah manusia) dari China Council for International Cooperation on Environment and Development-World Wide Fund for nature (CCIED-WWF) tahun 2006 bahwa Kabupaten Gresik termasuk dalam kondisi severe deficit (sangat kurang).

Kabupaten Gresik Darurat Agraria! Wujudkan Petani Muda Melalui Komunitas Lindung Alam Pantai Utara Gresik Kabupaten Gresik Darurat Agraria! Wujudkan Petani Muda Melalui Komunitas Lindung Alam Pantai Utara Gresik

Kabupaten Gresik Darurat Agraria! Wujudkan Petani Muda Melalui Komunitas Lindung Alam Pantai Utara Gresik