Konsep Pintar Farming Berbasis Kearifan Lokal Suku Baduy Sebagai Penguatan Ketahanan Pangan

Muhammad Syarifuddin - Sabtu, 5 September 2020 | 00:16 WIB

Konsep Pintar Farming Berbasis Kearifan Lokal Suku Baduy Sebagai Penguatan Ketahanan Pangan

Masifnya penyebaran pandemi COVID-19 mengakibatkan kekhawatiran terhadap ketahanan pangan dunia. Menurut Food and Agriculture Organization (FAO), krisis pangan global diproyeksikan akan terjadi pada bulan Januari hingga Maret tahun 2021. Di sisi lain, ketidaksiapan produksi nasional dalam menanggapi regulasi selama pandemi menjadi pokok permasalahan ketahanan pangan di Indonesia. 

Menurut Ketua II Pusbarindo, dari total kebutuhan pangan, salah satunya bawang putih sebanyak 160 ribu ton, total ketersediaan yang mampu dipenuhi oleh produksi nasional hanya mencapai 60 ribu Ton saja. Kelangkaan bahan pangan ini berimplikasi pada inflasi atau kenaikan harga pangan yang mengakibatkan berkurangnya konsumsi masyarakat.

Rendahnya tingkat konsumsi masyarakat merupakan salah satu ancaman dalam produktivitas pertanian. 

Gagasan

Konsep Pintar Farming Berbasis Kearifan Lokal Suku Baduy Sebagai Penguatan Ketahanan Pangan Konsep Pintar Farming Berbasis Kearifan Lokal Suku Baduy Sebagai Penguatan Ketahanan Pangan

Konsep Pintar Farming Berbasis Kearifan Lokal Suku Baduy Sebagai Penguatan Ketahanan Pangan

Teknologi Blockchain dan Peningkatan Daya Saing Produk Pertanian Indonesia

Teknologi Blockchain dan Peningkatan Daya Saing Produk Pertanian Indonesia

Eko Enzim dan Hidroponik, Alternatif Tani Masa Kini dan Masa Depan

Eko Enzim dan Hidroponik, Alternatif Tani Masa Kini dan Masa Depan

Si Mungil Microgreens Penopang Pertanian Saat di Rumah Saja

Si Mungil Microgreens Penopang Pertanian Saat di Rumah Saja

Konsep Pintar Farming Berbasis Kearifan Lokal Suku Baduy Sebagai Penguatan Ketahanan Pangan

Konsep Pintar Farming Berbasis Kearifan Lokal Suku Baduy Sebagai Penguatan Ketahanan Pangan

Padu Padan Vertical Farming dan Kultur Jaringan

Padu Padan Vertical Farming dan Kultur Jaringan